TUGAS 2
SISTEM BERKAS
ORGANISASI BERKAS
PADA MAGNETIC DISK
Disusun
oleh
Samuel Karel L 111051005
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA
2016/2017
1.
Pengertian Magnetic
Disk
Magnetic
disk adalah Direct Access Storage Device (DASD) pertama yang dibuat oleh
industri komputer Magnetic Disk merupakan piringan bundar yang terbuat dari
bahan tertentu (logam atau plastik) dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat
di magnetasi. Mekanisme baca / tulis yang digunakan disebut head yaitu kumparan
pengkonduksi (conducting coil) selama operasi pembacaan dan penulisan, head
bersifat stationer sedangkan piringan bergerak-gerak di bawahnya biasanya yang
menggantung diatas permukaan dan tertahan pada sebuah bantalan udara, kecuali
pada flopy disk dimana head disk menyentuh ke permukaan.
Dalam
magnetic disk terdapat dua metode layout data pada disk yaitu Constant Angular
Velocity dan Multiple Soned Recording.Disk diorganisasi (permukaan dari
piringan dibagi) dalam bentuk cincin – cincin konsentris yang disebut track
atau garis yang memisahkan atar track seperti gambar dibawah.tiap track
dipisahkan oleh gap, fungsi gap adalah untuk mencegah atau mengurangi kesalahan
pembacaan atau penulisan yang disebabkan melesetnya head atau karena
interferensi medan magnet.
Blok-blok
data disimpan dalam disk berukuran blok yang disebut dengan sector. Track biasanya terisi beberapa sector, umumnya 10 hingga 100
sector tiap tracknya.
Contoh
dari Magnetic Disk :
- Hardisk
- Floppydisk
2. Karakteristik Fisik pada Magnetic Disk
Disk
Pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari
beberapa tumpukan piringan aluminium. Dalam sebuah pack / tumpukan umumnya
terdiri dari 11 piringan. Setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada mini
disk) dan menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal-oxide
film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape.
Banyak
track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan
permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200 – 800
track per-permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk
pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
Kedua
sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada
permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan
data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran / debu dari pada
permukaan yang di dalam. Juga arm pada permukaan luar hanya dapat mengakses
separuh data.
Untuk
mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah
controller, access arm, read / write head dan mekanisme untuk rotasi pack. Ada
disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack, sehingga disk pack ini tidak
dapat dipindahkan yang disebut non-removable. Sedangkan disk pack yang dapat
dipindahkan disebut removable.
Disk
controller menangani perubahan kode dari pengalamatan record, termasuk
pemilihan drive yang tepat dan perubahan kode dari posisi data yang dibutuhkan
disk pack pada drive. Controller juga mengatur buffer storage untuk menangani
masalah deteksi kesalahan, koreksi kesalahan dan mengontrol aktivitas read /
write head.
Susunan
piringan pada disk pack berputar terus-menerus dengan kecepatan perputarannya
3600 per-menit. Tidak seperti pada tape, perputaran disk tidak berhenti di
antara piringan-piringan pada device.
Kerugiannya
bila terjadi situasi dimana read / write head berbenturan dengan permukaan
penyimpanan record pada disk, hal ini disebut sebagai head crash.
3. Keunggulan dan Kelemahan Media Magnetik
Media magnetik seperti disket floppy dan hard disk mempunya
sejumlah keunggulan dibanding dengan media lainnya. Penyimpanan data pada media
ini bersifat nonvolatile, artinya data yang telah disimpan tidak akan hilang
ketika komputer dimatikan. Data pada media ini dapat dibaca, dihapus dan
ditulis ulang. Keunggulan lainnya ialah, media ini mudah digunakan. Selain
memiliki keunggulan, media ini juga mempunyai kelemahan.
Musuh utama dari media magnetik seperti disket floppy dan
hard disk ialah jamur dan karat. Karena jamur dan karat ini, maka daya tahan
atau umur media ini menjadi pendek. Jika dipakai secara kontinu atau terus
menerus sekitar 8 jam per hari, maka umur suatu disket floppy paling lama 1
(satu) tahun, dan umur hard disk paling lama 3 (tiga) tahun. Kelemahan lain
dari media magnetik ini ialah bentuknya yang bergaris-garis (track, sector),
sehingga kecepatan dan kapasitas simpannya termasuk rendah jika dibanding
dengan media optik.
4. Cara Kerja Magnetic
- Representasi Data dan Pengalamatan
Data
pada disk juga di block seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah
block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari
disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh
sebuah program. Kemampuan mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa
record tidak selalu diakses secara sequential. Ada 2 teknik dasar untuk
pengalamatan data yang disimpan pada disk, yaitu :
a. Metode Silinder
Pengalamatan
berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari
disk pack membentuk suatu silinder. jadi bila suatu disk pack dengan 200 track
per-permukaan, maka mempunyai 200 silinder.
Bagian
nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder
record yang disimpan. Jika ada 11 piringan, maka nomor
permukaannya dari 0 – 19 (1 – 20). Pengalamatan dari nomor record menunjukkan
dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan
nomor permukaan.
b. Metode Sektor
Setiap track dari pack dibagi ke
dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter
yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track dan
nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk controller menunjukkan
track mana yang akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track yang
mana.
Setiap track pada setiap piringan
mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama, meskipun diameter tracknya
berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat
dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain pendekatan
keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah
lokasi nomor sektor (track atau cylinder) pada file.
2. Movable-Head Disk Acces
Movable-head disk drive mempunyai sebuah read/write head
untuk setiap permukaan penyimpanan recordnya. Sistem mekanik yang digunakan
oleh kumpulan posisi dari access-arm sedemikian sehingga read / write head dari
pengalamatan permukaan menunjuk ke track. Semua access-arm pada device
dipindahkan secara serentak tetapi hanya head yang aktif yang akan menunjuk ke
permukaan.
3. Cara Pengaksesan Record yang Disimpan pada Disk Pack
Disk
controller merubah kode yang ditunjuk oleh pengalamatan record dan menunjuk
track yang mana pada device tempat record tersebut. Access arm dipindahkan,
sehingga posisi read / write head terletak pada silinder yang tepat.
Read
/ write head ini menunjuk ke track yang aktif. Maka disk akan berputar hingga
menunjuk record pada lokasi read / write head. Kemudian data akan dibaca dan
ditransfer melalui channel yang diminta oleh program dalam komputer.
ACCESS
TIME = SEEK TIME (pemindahan arm ke cylinder)
+ HEAD ACTIVATION TIME (pemilihan track)
+ ROTATIONAL DELAY (pemilihan record)
+ TRANSFER TIME
- Seek Time
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write
head pada disk ke posisi silinder yang tepat.
- Head Activation Time
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write
head pada disk ke posisi track yang tepat.
- Rotational Delay
Adalah
waktu yang dibutuhkan untuk perputaran piringan sampai posisi record yang
tepat.
- Transfer Time
Adalah
waktu yang menunjukkan kecepatan perputaran dan banyaknya data yang ditransfer.
4. Fixed - Head Disk Acces
Disk
yang mempunyai sebuah read / write head untuk setiap track pada setiap
permukaan penyimpanan, yang mekanisme pengaksesannya tidak dapat dipindahkan
dari cylinder ke cylinder.
ACCESS
TIME = HEAD-ACTIVATION TIME + ROTATIONAL DELAY +
TRANSFER TIME.
Banyaknya
read / write head menyebabkan harga dari fixed-head disk drive lebih mahal dari
movable-head disk drive. Disk yang menggunakan fixed-head disk drive mempunyai
kapasitas dansdensity yang lebih kecil dibandingkan dengan disk yang
menggunakan movable-head disk drive.
5. Organisasi Berkas dan Metoda Akses pada Magnetic Disk
Untuk
membentuk suatu berkas di dalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential,
index-sequential ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data dari
berkas yang disimpan dalam disk, bisa dilakukan secara langsung dengan
menggunakan direct access method atau dengan sequential access method (secara
sequential).
5. Komponen Pada Magnetik Dis
Hard
disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai
penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar,
kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki
pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut
spindle. untuk lebih jelasnya lagi penjelasan dari komponen-komponen magnetic
disk simak dibawah ini :
1. Spindle
Hard disk terdiri dari spindle yang
menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data.
Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high
quality bearing.
Dahulu hard disk menggunakan ball
bearing namun kini hard disk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid
bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle
ini yang menentukan putaran hard disk. Semakin cepat putaran rpm hard disk maka
semakin cepat transfer datanya.
2. Cakram Magnetik (Magnetik Disk)
Pada cakram magnetik inilah
dilakukan penyimpanan data pada hard disk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis
dengan bentuk seperti CD-R. Dalam hard disk terdapat beberapa cakram
magnetik.
Hard disk yang pertama kali dibuat,
terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar
dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran hard disk sudah mencapai
10.000rpm dengan transfer data mencapai 3.0 Gbps.
3. Read-White Head
Read-write Head adalah pengambil
data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan
cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik
sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head
dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur hard disk lebih lama.
Read-write head terbuat bahan yang
terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head,
TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant
Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) Heads.
4. Enclosure
Enclosure adalah lapisan luar
pembungkus hard disk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam hard
disk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan
kerusakan data.
Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat hard disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.
Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat hard disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.
5. Interfacing Module
Interfacing modul berupa seperangkat
rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard disk, memproses
data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya.
Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated
Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.
Teknologi terbaru dari interfacing
module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu hard disk
ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya
menjadi lebih cepat dan efisien. hard disk SATA sekarang perlahan sudah
menggantikan hard disk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.
DAFTAR PUSTAKA
http://mata-cyber.blogspot.co.id/2014/07/definisi-contoh-penjelasan-lengkap-tentang-magnetic disk.html (diakses pada 12 Apr. 16)
https://www.academia.edu/1143295/MAKALAH_ORGANISASI_BERKAS_PADA_MAGNETIC_DISK?auto=download (diakses pada 12 Apr. 16)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar